JIWA YANG APA ADANYA...
oleh Ludwig Caspar pada 09 April 2010 jam 14:27
Aku.....
kan kumiliki kau apa adanya...
letihku hadir dalam kembara...
dalam hidup dan matipun ku rela berserah-
atas segala lara derita hati yang berduka wahai kesuma jiwa...
Kusingkap tabir dan aku akan merangkak dari-
ujung bumi lintasi danau,laut dan belantara tuk-
ku rebahkan kepala ku dalam pangkuan -
kasihmu wahai hati berduka...
demi raga yang bertumpu...
demi nafas hingga ajal tiba...
demi jiwa aliri buana...
demi hidup yang sementara...
demi kasih yang di cipta...
kan ku belai duka lara sang juwita berprahara...
demi...
kau, aku dan segala harapan kita...
hanya...kita...
Tidak Suka · · Bagikan · Hapus
- Anda dan Rika Restuti menyukai ini.
- Aku DPanggil Een tak kukuuuuu...deh....! Simbol ape tu.....?
09 April 2010 jam 14:47 · Suka
- Ludwig Caspar HATIKU TELAH SEMERAH SAGA UNTUK......................
09 April 2010 jam 14:49 · Suka
- Aku DPanggil Een Wadoh.....kayaknya hatinya lagi lepas ya .....hati-hati ntar gak bisa balik lagi lo....seperti gerowong kayu yang tak bisa ditambal.....
09 April 2010 jam 15:26 · Suka
- Ludwig Caspar ditambal tripleks lalu tinggal didempol aja,hahahaha....
10 April 2010 jam 13:33 melalui Facebook Seluler · Suka
- Aku DPanggil Een emanh bisaaaaaaa....pakai tambal2...tidak lagi !
11 April 2010 jam 11:08 · Suka
- Ludwig Caspar ya bisa dooong,sebelum ditambal diisidulu ama gips jd kan ketahuan ada growongnya....
11 April 2010 jam 22:52 · Suka
Pasted from <http://www.facebook.com/note.php?note_id=433155040040>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar